Jolysta Kaila Anggatra

“I make myself easy to love, so no one sees how hard I am to keep alive.”

The Note

WRITER'S
NOTE

..“...” / ... .. : in character.
..( ... ).. : out of character.
....🐝). OOC ; ∆Chi.. : writer's talk

DISCLAIMER

Due to X's new rules and policy, I would like to announce that the writer of this account and all the activities here are not affiliated with the real Kim Jisoo from Blackpink or YG Ent.. This account is strictly made for roleplayer purpose only.

..Name..Jolysta Kaila Anggatra
..Nickname..Joly
..DOB..November, 11 1997
..MBTI..ENFP
..Job..Freelancer, VO Talent

The Profile

Jolysta Kaila Anggatra is known for her loud laughter and restless energy. She feels everything deeply, even when she pretends she’s fine. Born on the same day as Rayan and raised with Micah, she grew up surrounded by love that wasn’t bound by blood. After years in England, she came back to Indonesia to follow her own path as a voice-over talent and singer. She smiles easily, laughs even louder, and hides more than she ever says.

Jolysta

Tidak semua orang lahir dengan cerita yang utuh.Sebagian dari kami hanya diberi potongan-potongan kecil tentang masa lalu, lalu diminta menyusunnya sendiri seiring bertambahnya usia. Aku salah satunya.Namaku Jolysta Kaila Anggatra.
Aku tidak ingat bagaimana hidupku dimulai. Tidak ada bayangan tentang tangan pertama yang menggendongku atau suara yang menenangkan saat aku menangis. Yang kutahu hanyalah aku tumbuh di bawah atap keluarga Anggatra, dibesarkan oleh seorang pria bernama Budi Anggatra—sosok yang dikenal banyak orang sebagai pengusaha besar, tegas dan selalu terlihat sempurna dari luar.
Bagiku, beliau bukan sekadar nama besar atau figur yang dikagumi banyak orang. Beliau adalah alasan aku punya tempat pulang. Tempat aku belajar tertawa, belajar bertahan dan perlahan mengerti bahwa keluarga tidak hanya ikatan darah, tapi tentang siapa yang memilih untuk tinggal.Aku tumbuh bersama Rayan dan Micah. Kami berbeda, tapi entah bagaimana selalu saling menemukan. Aku yang paling berisik, paling mudah tertawa, paling sering terlihat baik-baik saja. Mungkin karena sejak kecil aku belajar satu hal: kalau aku cukup ceria, tak akan ada yang bertanya apakah aku sedang baik-baik saja atau tidak.Dan mungkin… aku memang tidak pernah benar-benar tahu bagaimana memulai cerita hidupku.Tapi aku tahu satu hal—aku masih di sini. Masih berjalan. Masih bertahan.......